Friday, 3 January 2014

RESENSI BUKU BANK KAUM MISKIN




Judul Buku : Bank Kaum Miskin
Penulis : Muhammad Yunus
Penerbit : Marjin Kiri
Cetakan : April 2007
Jumlah Halaman : 269 + xix

“…the poor, once economically empowered, are the most determined fighters in the battle to solve the population problem; end illiteracy; and live healthier, better lives… “
(muhammad Yunus)

 

Sebuah karya yang sangat menginspirasi bagaimana gerakan akademisi menuju solusi. Masalah yg tiap negara menjadi musuh bersama (Common Enemy) yaitu sebuah KEMISKINAN. Saya menganalisisnya bahwa pertumbhan ekonomi membaik ada 2 persepsi yang bisa saya tarik kesimpulan:
  1. untuk skala mikro ekonomi Indonesia berpeluang membaik karena potensi SDA dan SDM saat ini mulai ada penataan dan menyadari pentingnya menguasai simpul ekonomi.
  2. Pemerintah mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik, namun tidak menjelaskan ada kontrol dan evaluasi yang menguatkan sisi kekuatan ekonomi yang mana yang menyumbangkan kekuatan ekonomi serta menambah puing2 APBN. Bisa jadi ini hanya menyenangkan statistika ekonomi karena menuju tahun politik 2014 yg kian dekat.
Mengkaji lebih mendalam berkaitan dengan KEMISKINAN, saya mengkaji gerak yang dilakukan oleh Muhammad Yunus yang merupakan peraih nobel perdamaian 2006, berawal dari jenuhnya memberikan kuliah tentang teori-teori ekonomi yang tidak memberikan warna pada KEMISKINAN. Tergeraklah beliau dengan ilmunya menuju desa miskin di Bangladesh, berikut gerak beliau yang mau keluar ruang dari kekakuan akademisi menuju solusi:

Buku “Bank Kaum Miskin” adalah biografi Muhammad Yunus, seorang dosen ekonomi lulusan Amerika Serikat yang berasal dari kota pelabuhan terbesar di Bangladesh, Chittagong. Buku ini berkisah mengenai kegigihan dan pergulatan prinsip dari seorang Muhamad Yunus dalam memberantas kemiskinan di negaranya selama lebih dari 30 tahun melalui program kredit mikro. Perjuangan keras Yunus telah membuahkan hasil yang lebih dari sepadan : hadiah Nobel Perdamaian Tahun 2006 untuk Muhammad Yunus dan Grameen Bank yang didirikannya. Pemberian nobel perdamaian bagi seorang dosen ekonomi terbilang langka, namun memberikan pesan penting ke seluruh penjuru dunia yang sedang dilanda isu-isu terorisme, bahwa kemiskinanlah akar masalah dari peperangan dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini.

Perjuangan Muhamad Yunus dalam mengentaskan kemiskinan melalui Grameen Bank diawali dari kegelisahannya sebagai seorang dosen di Universitas Chittagong. Betapa teori-teori yang diajarkannya di ruang kelas tidak berdaya dalam menghadapi bencana kemiskinan dan kelaparan yang melanda Bangladesh pada tahun 1974. Pun terhadap kemiskinan di Desa Jobra, desa yang berlokasi di lingkungan sekitar universitas. Kegelisahannya kian bertambah ketika menemukan fakta bahwa seorang perempuan Desa Jobra mendadak menjadi ’budak belian’ seorang rentenir, hanya disebabkan oleh pinjaman sebesar kurang dari US$1 (+ Rp. 9.000). Kenyataan pahit itu, bahwa hidup mati seseorang hanya ditentukan oleh sejumlah ’recehan’, mendorong Yunus untuk menemukan cara-cara baru untuk mengentaskan kemiskinan di perdesaan Bangladesh.

Gebrakan besar memang perlu dilakukan Yunus. Karena untuk memerangi kemiskinan secara kolosal tidak dapat dilakukan hanya dengan sekedar merogoh kantung dan memberi si miskin uang receh untuk membayar hutangnya. Perlu ada terobosan penyelesaian masalah secara struktural dan berkelanjutan. Salah satu solusinya adalah dengan memberikan kredit usaha bagi kaum miskin melalui lembaga perbankan. Namun disinilah inti permasalahannya : Bank tidak memberikan kredit bagi mereka yang tidak memiliki agunan, karena resiko tidak kembali yang sangat besar. Dengan demikian, kaum paling miskin tidak akan pernah tersentuh oleh kredit perbankan. Mereka tidak memiliki agunan. Logika perbankan tersebut sepintas lalu wajar jika dilihat dari kacamata bisnis, namun bagi Yunus hal tersebut merupakan masalah besar. Perbankan telah berlaku tidak adil kepada kaum miskin, kaum yang justru sangat membutuhkan akses kredit, untuk membebaskan diri dari jeratan para rentenir, melakukan usaha, dan memperbaiki kualitas hidupnya.

Tantangan terberat Yunus adalah membalik paradigma yang dianut para bankir konvensional, tidak hanya di Bangladesh tapi juga di seluruh dunia. Yunus memiliki keyakinan bahwa kaum miskin sebanarnya layak memperoleh kredit. Ide dibalik keyakinan Yunus sebenarnya sangat sederhana : kaum miskin punya alasan untuk mengembalikan pinjaman, yaitu untuk mendapatkan pinjaman lagi dan melanjutkan hidup mereka keesokan harinya. Jadi menurut Yunus, agunan terbaik kaum miskin adalah nyawa mereka !

Yunus tidak pernah menyerah untuk membuktikan keyakinannya tersebut meskipuin menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Pada tahun 1983, Yunus berhasil mendirikan Grameen Bank (Bank Perdesaan), sebagai ’antitesa’ dari pendekatan yang digunakan sistem perbankan konvesional. Antitesa tersebut tercermin dalam strategi-strategi yang diterapkan Grameen Bank yang amat berbeda dengan bank-bank konvensional : memberikan kredit tanpa agunan berbunga rendah kepada mereka yang termiskin dari golongan miskin, sistem cicilan setiap hari sehingga tidak memberatkan saat jatuh tempo, menciptakan birokrasi yang simpel namun inovatif sehingga kaum buta huruf pun dapat berhubungan dengan bank, mengkhususkan diri pada nasabah kaum perempuan, membentuk sistem kelembagaan berupa ’kelompok lima’, menjadikan nasabah juga sebagai pemegang saham dan komisaris, dan sebagainya.

Menjadikan perempuan sebagai nasabah merupakan strategi yang sangat menarik. Dengan memberikan pinjaman kepada kaum perempuan Bangladesh ternyata memberikan dampak yang sangat besar bagi peningkatan ekonomi keluarga dibandingkan kepada laki-laki. Pembentukan kelembagaan dalam bentuk ’kelompok lima’ juga merupakan kunci lain bagi keberhasilan program kredit Grameen Bank. Para nasabah diwajibkan membuat kelompok sebanyak 5-6 orang. Jika seseorang tidak mampu atau tidak mampu membayar kembali pinjamannya, kelompoknya akan dianggap tidak layak memperoleh kredit yang lebih besar di tahun berikutnya sampai masalah pembayaran bisa ditanggulangi. Dengan cara ini, tercipta insentif yang sangat kuat bagi peminjam untuk saling membantu memecahkan masalah dan mencegah timbulnya masalah. Sistem ini juga mendorong tanggungjawab pribadi yang besar untuk mengembalikan pinjaman.

Upaya yang dilakukan Yunus membuahkan hasil yang spektakuler. Program kredit mikro Grameen Bank, yang bermula dari pilot proyek kecil-kecilan di di Desa Jobra, saat ini telah berkembang dan menjangkau 7 juta orang miskin di 73.000 desa Bangladesh, 97 persen diantaranya perempuan. Grameen Bank telah memperoleh pengakuan dari pemerintah Bengladesh dan telah dipayungi oleh satu UU tersendiri. Pola yang dilakukan Grameen Bank juga telah diadaptasi oleh 100 negara di 5 benua. Layanan yang diberikan saat ini sangat beragam, meliputi kredit bebas agunan untuk mata pencaharian, perumahan, sekolah, dan usaha mikro untuk keluarga-keluarga miskin. Grameen Bank juga menawarkan program tabungan yang atraktif, dana pensiun, dan asuransi untuk para anggotanya. Bahkan kredit perumahan telah dipakai untuk membangun 640.000 rumah yang dimiliki secara legal bagi kaum perempuan. Secara kumulatif, Grameen Bank telah memberikan kredit sebesar sekitar US$6 miliar dengan tingkat pengembalian 99 persen dan telah mampu mengangkat 58 persen nasabah dari garis kemiskinan. Dengan fakta-fakta ini, Yunus telah membuktikan, bahwa premis ‘kaum miskin tanpa agunan tidak dapat mengembalikan pinjaman’ adalah salah.

“Bank Kaum Miskin” merupakan buku yang sangat menarik dan perlu dibaca oleh para pengambil dan pelaksana kebijakan, termasuk bagi mereka yang bergerak dalam upaya pengembangan kawasan. Buku ini tidak hanya berbicara mengenai peran kredit mikro perbankan dalam pengentasan kemiskinan, namun juga mengajarkan pentingnya setiap pengambil kebijakan memahami masalah-masalah dalam masyarakat dari sisi masyarakat itu sendiri. Dengan gaya penulisan yang memikat, melalui buku ini Muhamad Yunus mampu mengilhami pembaca bahwa perubahan dalam masyarakat bukan hal yang mustahil dilakukan, namun dapat diciptakan melalui paradigma yang tepat, visi yang jelas, strategi yang inovatif, serta kerja keras dalam mewujudkannya (DITO)


Referensi :

Sunday, 29 December 2013

PENTINGNYA MENYIKAPI UNDANG-UNDANG KESAMAAN GENDER

Ayo sikapi RUU Kesamaan gender yang nantinya akan ada celah seperti penyamarataan pembagian waris,padahal di dalam Al-Qur'an sudah diatur,ada perbedaan yang jelas secara Gender.Bukan itu saja akan ada celah dari RUU tersebut,ini masuk dalam tataran ketauhidan akan Izzah Islam,mari kawan kita sikapi bersama...celah yang lain akan diperbolehkan perkawinan beda agama.

Sungguh ini jelas-jelas merusak hukum Allah,mari kita BERTINDAK...

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/03/31/18489/inilah-empat-alasan-kmki-menolak-ruu-kesetaraan-gender/

MELEJITKAN POTENSI

Saat kita memulai langkah dalam gerakan maka saat itulah kita harus berfikir bahwa mengawali sebuah perjuangan memerlukan pengorbanan yang penuh. Memberikan arti dan makna tentang kehidupan akan mampu mengartikan makna dari inspirasi kehidupan. Potensi pada diri kita pada dasarnya adalah intan yang terpendang yang terkadang kita sendiri tidak mampu menerka. Potensi pada diri kita terkadang kita ketahui dari orang lain. Memunculkan potensi maka kita harus mampu mengasah kebiasaan positif menjadi lebih bermakna.
 
Strategi melejitkan potensi yaitu :
  1.  Niat
  2.  Belajar
  3.  Berfikir lebih mendalam
  4.  Mencoba/action
  5.  Evaluasi

Wednesday, 6 November 2013

SCHOOL OF LEADERSHIP

Karya orisinal dan dahsyat,panduan untuk pemimpin muda


Judul buku : School Of Leadership ‘Atas Nama Cinta Kita Memimpin Negara’
Penulis       : Solikhin Abu Izzudin
Ukuran       : 14 x 20 cm
Tebal           : 280 hal
Cetakan I  : Juli 2013
ISBN         :603-839-9213
Harga       : Rp. 41.000(belum ongkos kirim)
Pemesanan Hub :085669493042


SINOPSIS:
Tugas kita adalah mempersiapkan kader untuk memimpin negara, bukan sekedar event organizer yang menyelenggarakan negara. Atas nama cinta mempimpin negara. Atas nama cinta kita memenangkan dakwah. itulah inti dari isi buku ini yang layak dibaca bagi setiap aktivas dakwah.  
 
Sebuah kepemimpinan muda saat ini dinantikan negeri ini,saat ini yang dibutuhkan negeri ini adalah pemuda yang memiliki ide membangun dengan aksi nyata,bukan pemuda yang banyak ide tetapi hanya punya mimpi dan cita-cita yang tidak pernah sampai pada aksi nyata yang merupakan cita-cita yang telah diimpikan.Pemuda yang memiliki cinta akan pengabdian sejati kepada Sang Pencipta lah yang mampu menelurkan ide yang sangat maju untuk diimplementasikan menjadi solusi sebuah permasalahan,pemuda seperti ini akan mampu bekerja dengan sangat militan,berkarakter tinggi dan berakhlak mulia.
 
Warisan sebuah kepemimpinan dari keteladanan Rasulullah SAW yang akan mengantarkan pemuda pada level kepemimpinan yang berkarakter,pemuda inilah memiliki seni dalam membangun sebuah perjuangan dalam pergerakan menuju kesejahteraan negerinya dengan kemandirian.
 
Membaca dan memiliki buku ini menambahkan panduan kita bagaimana seni memimpin dengan karakter Islami dalam menerapkan syariah secara nyata.Mahasiswa,qiyadah,ADK ,dosen,pengusaha,karyawan swasta,PNS dan politisi serta para pemimpin rakyat harus membaca buku ini sebagai bahan tambahan pertimbangan atas keputusan yang diambil karena fungsi pemuda ada pada kalian yakni agen of change,social control dan iron stock.Selamat Minikmati mutiara ilmu ini.

Monday, 4 November 2013

REFLEKSI PERUBAHAN DAN PERBAIKAN DI TAHUN BARU 1435 HIJRIYAH


Selamat Tahun baru Hijriyah
Sebuah momentum tahun baru Islam yang penuh berkah,kita juga harus segera tersadar dengan limit waktu yang ada,karena banyak tugas yang harus segera kita selesaikan dari waktu yang tersedia.Pastinya kita senantiasa melakukan perbaikan diri,mengevaluasi kinerja kita di tahun sebelumnya,melanjutkan target tahun berikutnya.Saya pribadi memohon maaf untuk sahabat dan para guru yang selama ini telah menjadi mentor dan patner dalam melakukan tugas kehidupan,terima kasih atas ilmu dan pengorbanannya,mohon maaf,barangkali selama ini masih ada hutang budi yang belum bisa dibalas,semoga Allah SWT membalasnya dengan amal dan investasi surgaNya.

Sedikit atau banyak yang harus kita lakukan dipergantian tahun baru ini haruslah segera dilakukan dengan baik,untuk diri pribadi barulah menginjakkan target yang ke 59 dari 100 target yang ada selama pasca kampus ini,mari kita realisasikan bersama,sedikit masukan untuk saya kepada sahabat yang masih kuliah:

1. Tuliskan target kapan amanah orang tua akan segera diselesaikan.
2. Pikirkan dengan matang membangun kehidupan baru di pasca kampus
3. Bangun profesi yang berwawasan global
4.Luangkan waktu untuk menuliskan target yang tekah dicapai dan yang akan dilaksanakan.
5.Milikilah proposal kehidupan,kita hanya mengaminkan propsal kehidupan untuk direalisasikan.

Juga,tidak lupa untuk sahabat semua,mari kita perbaiki diri membangun masa depan:

1.Membangun jiwa kemandirian dengan melihat peluang menjadi kekuatan.
2Memanfaatkan waktu untuk kreatifitas dan memberikan solusi yang solutif
3.Ikut berkontribusi dalam mengambil solusi yang solutif untuk agama dan bangsa.
4.Memperbaiki moral bangsa dengan mengawali perbaikan dari diri kita.
5.Tetaplah belajar dan belajar serta jadilah ahli dalam bidang yang engkau cinta
6.Hormati orang tua dan sambung silaturahminya
7.Jangan takut untuk segera menikah,mencari aisyah dan maisyah adalah keharusan.
8.Jangan takut akan rejeki,karena kita punya Allah tempat meminta.
9.Perkuat iman dan ketaqwaan
10.Membangun generasi yang madani
11.Membangun keteladanan sosial yang baik di segala bidang.

Itulah sedikit yang harus kita lakukan dalam mengisi perjuangan hidup ini.Mari membangun peradaban.

Wednesday, 29 August 2012

RENUNGAN

Renungan
Ini adalah sebuah artikel yang sangat bagus sekali untuk kita baca dan renungkan demi perbaikan diri kita ke depan,berikut isinya dan mari kita simak bersama:

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan, tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

 Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Sumber : www.motivasi.web.id

Monday, 25 June 2012

DARI REZIM KE TRANSISI MENUJU SOLUSI, PEMILU MESIR HARAPAN BARU

KEMENANGAN IKHWANUL MUSLIMIN DALAM PILPRES 
ADALAH KEMENANGAN RAKYAT MESIR
Perjalanan Revolusi
 
Rakyat Mesir sudah sekian lama menunggu pemimpin yang mampu membawa perubahan menuju keadilan dan kesejahteraan bagi kelangsungan kehidupan masa depan di Mesir, baik secara ideologi, politik,konstitusi, ekonomi dan status sosial. Dunia Internasional pun sangat memperhitungkan kontribusi Mesir dalam kancah perpolitikan dunia dan juga politik di Timur Tengah, apalagi Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia secara resmi dan terbuka. 

Perjalanan panjang Mesir melalui penumbangan rezim Hosni Mubarak dalam revolusi Mesir menjadikan catatan sejarah baru bagi pergerakan dan perjuangan Mesir sendiri. Tahap demi tahap demi tahap menuju kemenangan Mesir adalah kepastian yang sangat nyata di depan mata, hal ini juga dibarengi dengan keyakinan yang kuat rakyat Mesir yang mempunyai tujuan dan visi yang sama yaitu keluar dari penindasan rezim. Lapangan Tahrir di Kairo adalah saksi bisu rakyat Mesir dalam mengawali langkah perlawanan menumbangkan penindasan rezim yang berkuasa selama bertahun-tahun. Ikhwanul Muslimin (IM) bersama rakyat Mesir berjuang bersama melawan penindasan dan penderitaan yang selama ini mereka rasakan dengan mengakhiri rezim yang kejam dalam revolusi Mesir.

Pasca lengsernya presiden Hosni Mubarak dalam laporan di BBC (25/01/2012) para demonstran berharap reformasi politik pun dilakukan segera untuk membangun peradaban baru pasca rezim. Rakyat Mesir menginginkan pemerintahan selanjutnya bukan dari militer karena militer adalah koalisi rezim yang ikut membunuh dan membungkam suara revolusi mereka. Rakyat Mesir berharap dengan pemimpin yang baru untuk memajukan Mesir. 

Pembentukan Partai Islam dari IM

Mundurnya Dewan Agung Militer Mesir yang merupakan pemerintah sementara pasca tumbangnya rezim Hosni Mubarok bukan berarti revolusi selesai. Mesir membutuhkan pemimpin yang tangguh dalam era baru ini. Dukungan rakyat semakin kuat dalam pemilihan presiden nantinya. Untuk memecahkan solusi inilah maka Ikwanul Muslimin di Kairo mendirikan partai politik yang bernama Partai Kebebasan dan Keadilan (PKK) atau Freedom And Justice Party (FJP) nama partai tersebut dalam bahasa Arab adalah Hizbul Hurriyah Wal ‘Adalah. sementara Komisi Urusan Kepartaian telah memberikan persetujuan untuk pembentukan Partai Kebebasan dan Keadilan tersebut. 

Sebelumnya, dimasa rezim Hosni Mubarok partai Islam dilarang berdiri, ini juga dimuat dalam konstitusi Mesir yang sengaja dibuat untuk memarjinalkan Islam untuk memimpin. Laporan Inilah.com (7/6/2011), Dewan Konsultatif Ikhwanul Muslimin (IM) mengumumkan pembentukan PKK yang mempunyai pendiri 9.000 anggota. PKK menetapkan setengah dari kursi parlemen di September. Akhirnya PKK secara resmi menjadi partai nasional di Mesir sejak Senin, 6 Juni 2011 setelah memenuhi persyaratan pembentukan partai dalam Undang-Undang pembentukan partai baru Mesir. 

Majelis Konstitusi

Pemerintah sementara Mesir yaitu Dewan Agung Militer  yang dipimpin oleh Hussein Tantawi yang dirilis kantor berita MENA (Middle East News Agency) memutuskan untuk segera membentuk majelis tinggi parlemen Mesir atau shuro’ lebih awal sehingga akan mempercepat pembentukan konstitusi baru dalam menjalankan pemerintahan Mesir yang akan datang. Akhirnya parlemen Mesir menyetujui pembentukan Majelis Konstitusi yang sebelumnya keputusan parlemen Mesir ditolak oleh pengadilan.

Laporan voa-islam.com (Kamis,14/06/2012) bahwa sebelumnya partai-partai di Mesir juga sepakat untuk membentuk Majelis Konstitusi, setelah diadakan pemilihan maka majelis tersebut dipimpin oleh Saad Al-Katatni yang merupakan tokoh Ikwanul Muslimin. Setelah Saad Al-Katatni terpilih menjadi ketua Majelis Konstitusi maka segera mengundurkan diri dari partai PKK supaya tidak ada kekuasaan ganda yang kurang baik dalam kode etika kerja karena ini akan mempengaruhi kebijakan dalam penyalahgunaan wewenang sehingga tidak berpeluang korupsi. Anggota Majelis Konstitusi tersebut terdiri dari 33 orang yang merupakan cerminan perwakilan dari tokoh partai politik, anggota parlemen, ahli konstitusi, tokoh peradilan, pemimpin Kristen, pemimpin Muslim, serikat buruh, militer, polisi, pemerintah dan pemuda Mesir. Sementara perolehan kursi di parlemen yang dilaporkan harian Republika yang bersumber dari KPU Mesir (21/1/2012) adalah sebagai berikut:

Partai
% Suara
Kursi Parlemen
FJP
47,18
235
Salafist Al-Nur
25
121
Wafd
8
42
Koalisi Mesir
7
33
*Tabel dibuat oleh Penulis

Majelis Konstitusi tersebut menyusun konstitusi baru di Mesir yang meliputi landasan pemerintahan yang akan datang termasuk wewenang presiden dan masa jabatan presiden yang selama ini jabatan presiden tidak pernah dibatasi sehingga dengan jabatan yang panjang presiden yang memimpin cenderung otoriter dan korup.

Pemilihan Presiden Mesir

Pemilihan Presiden Mesir menjadikan sejarah baru bagi negeri Mesir sendiri dan menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam pandangan internasional. Pemilu tersebut berlangsung aman dan bersih sesuai dengan harapan rakyat Mesir sendiri. Banyak pengamat yang sulit untuk memprediksi siapa yang akan menjadi presiden baru setelah tumbangnya rezim Hosni Mubarok di Mesir itu. 

Rakyat Mesir sangat selektif sekali dalam memilih pemimpinnya karena ini menyangkut masa depan rakyat dan negerinya. Kedua kandidat pilpres kali ini bukanlah pilihan mudah bagi rakyat Mesir. Sebagian orang takut atas kembalinya rezim lama jika Shafiq terpilih menjadi presiden. Sedangkan sebagian lagi tak ingin Ikhwanul Muslimin memimpin Mesir karena ditakutkan mereka akan memonopoli kekuasaan dan mengabaikan rakyat di luar muslim. Yang jelas, presiden baru Mesir akan mewarisi ekonomi yang memburuk dan tantangan untuk menyatukan bangsa. Pada putaran pertama, Morsi meraih 24,7 persen suara. Sementara rivalnya, Shafiq mendapatkan 23,6 persen suara, demikianlah dalam harian Online Republika (17/06/2012).

Partai Islam Memimpin
Logo PKK
 Laporan media online Al-Ikhwan.net (24/6/2012) menyebutkan bahwa KPU Mesir pada hari Ahad, 24 Juni 2012, pukul 21.40 (WIB)  menyatakan pemenang dalam pilpres Mesir adalah Dr. Muhammad Mursi, capres Ikhwan dengan meraih suara 13.230.131 suara atau 51,7%, sedangkan Syafiq meraih 12.347.380 suara atau 48,3 %.

Dr. Yasir Ali, Jubir Tim Sukses Dr. Mursi menyatakan bahwa Presiden Dr. Muhammad Mursi akan mengucapkan janji di hadapan wakil rakyat pilihan langsung rakyat Mesir. Karena parlemen adalah lembaga satu-satunya yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis.
Sementara itu, Jamaah Ikhwanul Muslimin mengumumkan pengunduran diri Dr. Muhammad Mursi dari Jamaah Ikhwanul Muslimin dan dari Presiden Hizbul Hurriyah wal Adalah untuk selanjutnya menjadi Presiden bagi rakyat Mesir semua.

Ucapan Selamat Kemenangan Mursi

Kemenangan Mursi
Akhirnya Mursi menang dalam Pemilu Pilpres Mesir yang diusung oleh PKK. Rakyat Mesir dan dunia Islam sangat bergembira. Tahrir Square menjadi tempat luapan kegembiraan rakyat Mesir, rakyat Mesir menginginkan perubahan menuju perbaikan yang sesungguhnya, mampu keluar dari tali rezim yang selama 30 tahun menindasnya.Selain rakyat Mesir dalam merayakan kemenangan Mursi, ada juga ucapan selamat kepada Mursi dari Presiden AS Barack Obama, Jenderal Thanthawi Ketua Majelis Tinggi Militer Mesir, Kepala Badan Intelejen Mesir, Jenderal Murad Muwafi dan Dr. Sami Abu Zuhri Jubir HAMAS yang berharap kepada Mursi kedepannya Mesir dapat berkontribusi secara langsung terhadap blockade Gaza dan mendukung masalah nasional Palestina terutama Al-Quds.

Pidato Pertama Mohamed Mursi Presiden Mesir 2012-2017

Setelah kemenangan mutlak Mohamed Mursi yang diusung PKK maka seruan Mohamed Mursi dalam pidatonya bersama rakyat dilakukan segera, berikut adalah pidato Mohamed Mursi Presiden Mesir yang baru terpilih yang dikutip dari Al-Ikhwan dalam media online Islamedia (6/25/2012) :

Saya tidak mungkin berdiri dihadapan anda sekalian kecuali berkat rahmat Allah SWT. Terima kasih dan penghormatan kepada syuhada dan luka-luka teriring doa atas jasa mereka yang telah membukakan pintu. Terima kasih kepada masyarakat Mesir dan militer yang saya cinta. Tidak ada yang mengetahui dalamnya cinta kecuali Allah SWT. Terima kasih kepada hakim Mesir yang tengah mengawasi dan melancarkan pemilu.Dalam pidato Morsi menyebut provinsi-provinsi yang tidak mendapat perhatian dari Mubarak selama 30 tahun.

Para buruh, sopir bus, masinis, pengemudi bajaj, para pelajar, semuanya adalah keluarga saya. Saya tidak akan membeda-bedakan. Mari kita melanjutkan perjalanan, agar semua tuntutan revoluasi tercapai.

Dahulu kita selalu bertanya-tanya: kapan rakyat akan menjadi sumber kekuasaan sebagaimana di negara lain? Sekarang, Anda sekalian adalah penguasa. Rakyat dan penguasa sama di depan hukum. Saya tidak memiliki hak. Semua yang saya punya hanyalah kewajiban. Apabila saya tidak melaksanakan semua janji-janji saya, maka janganlah patuhi saya Wa’tashimu bihablillahi jami’an wa laa tafarraqu.Shadaqallahul Adzim.

Mari bersama-sama kita pikul proyek kebangkitan. Demi masa depan Mesir.
Kita semua bangsa Mesir, Muslim maupun Kristen, kita semua pelaku peradaban
Saya akan menjaga semua perjanjian dengan semua negara. Saling menghargai. Saya tidak izinkan intervensi asing. 

Ketahuilah semuanya, bahwa semua keputusan Mesir tergantung pada keinginan rakyatnya. Saya paham bahwa kita semua dalam kondisi yang sulit. Tapi dengan taufik Allah kita akan melewati semua ini. Saya tidak akan menghianati kalian semua. Wattaqu yauman turjauuna fihi ilallahi. Semua orang melihat itu jauh. Tapi kita memandang semua itu dekat.

Mursi, Seorang Hafidz Dari Penjara Ke Istana

Itulah judul artikel menarik yang dimuat oleh harian online islamedia (25/6/2012), Melihat track record  Mursi, memang sangat pantas Mursi sebagai presiden dan juga tokoh dunia Islam selain religius juga cerdas dan membela penindasan. Berikut adalah artikel yang dikutip dari harian online islamedia tersebut :

Hasil pemilu presiden Mesir secara resmi diumumkan oleh KPU pusat pada minggu 24 Juni 2012. Tepat pukul 15.30, Komisi Pemilihan Umum yang diketuai oleh Faruq Sultan tiba di lokasi konferensi pers yang telah dikerumuni wartawan sejak siang hari. Pengumuman pemilu presiden dilakukan terlambat dari jadwal seharusnya pada 20 Juni 2012.

Faruq Sultan dalam keterangan persnya menyebutkan bahwa penundaan hasil pemilu tersebut dilakukan karena banyaknya banding yang diajukan masing masing calon.  Namun dari sekitar 400 banding yang diajukan masing masing timses hanya sebagian saja yang diterima. Banding yang diterima itu antara lain terkait keabsahan suara di beberapa TPS di berbagai kota di Kairo. Faruq Sultan menegaskan bahwa setelah dilakukan proses hukum, ternyata seluruh pelanggaran pemilu tersebut tidak berefek kepada hasil pemilu secara umum.

Dari siaran Dream 25, televisi lokal Mesir yang menyiarkan secara langsung proses pengumuman hasil akhir pemilu ini terlihat bahwa hal yang paling banyak mendapat gugatan adalah berbedanya data pemilih dengan jumlah suara setelah dihitung. Dalam pengumuman tersebut, berbedanya jumlah tanda tangan pemilih yang hadir dengan jumlah suara yang dihitung berkisar 2 sampai 25 suara. Namun KPU memutuskan untuk membatalkan keseluruhan suara di TPS tersebut. Faruq sultan menegaskan ada 7000 lebih suara yang dibatalkan karena kesalahan ini.

Di Qatameya, salah satu distric di Kota Kairo. puluhan pengunjung salah satu kedai kopi tegang menanti hasil pemilu dibacakan. Pada pengumuman akhir, nama Syafiq lebih dulu diumumkan dengan suara 12 juta lebih. Masyarakat mulai ragu. Apakah ini pertanda bahwa Mursi akan kalah. Namun langsung setelah nilai suara Mursi dibacakan, masyarakat bertepuk tangan sembari bersiul khas Mesir. Pekikan takbir terdengar dimana-mana. Suara klakson dan petasan riuh bersambut menyambut kemenangan Mursi.Suasana di kantor KPU sendiri riuh. Pimpinan KPU bahkan mengingatkan hadirin untuk tetap tenang agar pembacaan keputusan akhir dapat diikuti dengan seksama. Namun butuh waktu beberapa menit untuk menenangkan hadirin yang larut dalam sukacita.

Di Tahrir Squere, bendera Mesir berkibar. Harian Mashr Al-Yaum, sebuah harian terbesar mengabarkan suasana di Tahrir sangat semarak. Doa dan takbir saling bersambut, rakyat melakukan sujud syukur. Tidak ada aksi anarkis. Semuanya berlangsung damai. Sebagaimana diprediksi Baradey, salah satu tokoh awal reformasi Mesir, bahwa kemenangan Mursi akan menjaga stabilitas Mesir. Sedang bila Syafiq yang menang, ditakutkan akan ada konfrontasi massa dan militer di beberapa tempat.
 
Selain di massa di Tahrir yang mendukung Mursi, kami juga melihat aksi tandingan pendukung Ahmad Syaqif di Kawasan Nashr City. Kawasan yang dekat dengan kampus pusat Al-Azhar. Di daerah ditembaknya Anwar Sadat, Mantan Presiden Mesir yang ditembak ketika sedang melakukan parade militer, nampak ratusan pendukung Syafiq yang menggelar orasi. Sebagaimana diberitakan berbagai media lokal dan internasional, aksi klaim kemenangan suara dalam pemilu ini telah menghadirkan polemik tersendiri dalam proses pemilu Mesir yang bebas dan demokratis pertama di Mesir.

Pada pemilu putaran pertama, yang dilakukan pada 23 dan 24 Mai 2012, ada 13 kontestan yang menjadi peserta pemilu. Namun hanya lima nama yang memperoleh suara secara signifikan. Yaitu berurutan, Muhammad Mursi, Ahmad Syafiq, Hamdin Shabahi, Abdul Mun’im Abul Futuh dan Amru Musa. Hasil ini akan menempatkan Mursi dan Syafiq ke putaran ke dua.


Pada putaran kedua yang dilangsungkan pada 16 dan 17 Juni 2012, setelah penghitungan di seluruh TPS dilakukan, timses mursi telah mengumumkan kemenangannya. Selepas shalat subuh keesokan harinya, 18 Juni, Mursi memberikan konferensi pers dan mengucapkan terima kasih kepada rakyat yang telah memilihnya. Kepada semua pihak ia menyatakan bahwa ia akan saling bahu membahu membangun Mesir. 
 
Namun sampai batas ditentukan, yaitu selasa 20 Juni, tidak ada penguman resmi dari KPU Mesir. Hal yang kemudian di kritik oleh rakyat pro revolusi. Tidak hanya dari dalam negeri, melalui Washingtonpost, juru bicara gedung putih pun mengkritik KPU Mesir yang tak kunjung mengumumkan hasil pemilu. Dari Turki, Thaib Recep Erdogan menganggap ada misi terselubung dari penundaan pengumuman hasil pemilu ini.

Sehari sebelum pelaksaan pemilu putaran kedua, terjadi polemik lain dalam kancah perpolitikan Mesir. Yaitu terkait Dekrit Dewan Tinggi Militer yang memimpin masa transisi Mesir. Juru bicara Dewan Tinggi Militer (SCAF), Husen Thantawi membacakan keputusan Dewan Tinggi Militer tentang Penyempurna Konstitusi. Keputusan ini antara lain, 1. Membubarkan Parlemen Mesir karena 1/3 dari anggotanya inkonstitusional, 2. Membubarkan Jamaah Taksisiyah yang akan mengandemen undang-undang, 3. Membatalkan artikel pengasingan politik terhadap loyalis rezim. Poin ketiga ini mengantarkan Ahmad Syafiq melenggang ke putaran ke dua. Karena Syafiq awalnya ditolak keikut sertaannya dalam pemilu karena dianggap sebagai bagian dari rezim Mubarak.

Menyimak aksi politik tersebut. Sejak senin, 18 Juni 2012 ribuan massa turun ke jalan. Puncaknya pada Jumat 22 Juni 2012, Masyarakat pro revolusi dari berbagai kalangan membentuk koalisi. Wail Ghanim, Hibah Makruf, Komite Pemuda 6 April, Hamdi Qandil yang semuanya memimpin revolusi 25 Januari menerima uluran tangan Muhammad Mursi yang mengajar bersatu. Akhirnya polemik Mesir mengerucut menjadi dua kelompok. Pro Revolusi yang digalang oleh Mursi dan koalisinya, serta pro Syafiq yang dianggap ingin meneruskan pemerintahan rezim.

Massa bahkan rela bermalam di kemah darurat yang dibuat. Mereka semua bersatu mendung revolusi. Tak hanya di Kairo yang berpusat di Tahrir Squere, harian syuruq juga memberitakan kejadian serupa terjadi di Buhaira, Faiyum, Manshurah, Iskandaria dan Kota industri Ismailia.

Jumat malam, setelah sidang terkait banding pemilu dilaksanakan, Timses Mursi yang diketuai Mukhtar Asyiri mengeluarkan siaran pers yang dimuat di harian Kebebasan dan Keadilan, isinya adalah unggulan mereka, Dr. Muhammad Mursi menang setelah banding dilakukan. Walaupun terjadi perubahan suara, namun tidak terlalu signifikan dan tidak merubah hasil keseluruhan.

Pada minggu 24 Juni 2012, dijadwalkan pada puku 15.00 waktu kairo akan diumumkan hasil pemilu secara resmi oleh KPU Pusat. Namun acara sempat molor setengah jam. Setelah itu baru tampak 7 orang pentolan KPU Pusat yang diketuai Faruq Sultan muncul. Sementara media sebagaimana diberitakan Aljazeera telah memadati ruang konferensi pers di kantor KPU Mesir sejak pukul 12 siang. 
 
26 kertas hasil pengumuman terkait pemilu presiden tahap 1 dan 2 dibacakan. Ada 438 banding yang diterima KPU Pusat. Namun tidak semua diterima. Terkait keabsahan suara, dari 13 ribu TPS. Hanya 100 TPS yang suaranya perlu dikaji ulang. Rata rata KPU memutuskan membatalkan keseluruhan hasil pemilu di TPS yang ditemukan kecurangan. Mayoritas kecurangan adalah berbedanya jumlah suara yang dihasilkan dengan tanda tangan masyarakat yang hadir. Terlihat dari rilis yang dikeluarkan KPU, walaupun hanya selisih dua antara tanda tangan dan jumlah suara di TPS tersebut, bisa membatalkan suara keseluruhan yang berjumlah 10 ribu lebih.
 
Hasil pemilu secara keseluruhan adalah Ahmad syafiq 12.347.380 atau 48,3%, sementara Dr. Muhammad Mursi 13.230.131 atau 51,7%. Hasil ini sesuai dengan laporan DR. Abdul Mu’im Abdul Maqsud, pengacara timses Mursi yang disiarkan sehari sebelumnya di harian Kebebasan dan Keadilan. Jumlah keseluruhan pemilih adalah Jumlah keseluruhan pemilih adalah 26. 570. 432 sedang jumlah suara sah adalah 25. 577 511. Dalam laporan KPU yang dibacakan Faruq Sultan, Jumlah partisipasi masyarakat di pemilu putaran kedua meningkat. Jika pada putaran pertama partisipasi masyarakat berkisar 43.7 %, maka pemilu kedua ini menjadi 51.3 %, dari total +50 juta daftar pemilih tetap. 

Dilaporkan oleh Harian Al Jazera, gegap gempita kemenangan Mursi tidak hanya di Mesir. Tapi merembes sampai ke Sudan, Tunisia, Tukri, Palestina dan sebagaian besar negara Arab. Oleh Ibrahim Isa, seorang analisis politik Mesir menyebut ini karena Mesir dijuluku Ummu Dunya (Ibu Dunia), dengan peran strategis dan kekuatan yang dimiliki, sangat layak Timur Tengah dan Islam bertumpu kepada kemenangan Muhammad Mursi.

Syaikh Yusuf Qardhawi secara langsung ketika diwawancarai oleh TVone Mesir menyambut kemenangan Mursi. Beliau mengatakan kemenangan Mursi sudah diyakini sejak hari pertama pemilu selesai. Hanya kedhaliman yang dapat menghilangkan kemenangan Mursi. Ini adalah kemenangan ummat Islam ungkap Qardhawi yang juga Ketua Ulama Internasional ini.
Obama dilaporkan juga mengucapkan selamat atas kemenangan Mursi. Ia berharap dapat bekerja sama dengan Mursi demi kemaslahatan Mesir dan Amerika. Obama berharap Mursi dapat mengemban amanah demokrasi dengan baik.

Dari kalangan ulama, Syaikh Nashr Farid Washl, mantan mufti Mesir sangat bahagia dengan kemenangan Mursi. Ini kemenangan ummat Islam tegasnya. Sebelumnya beredar selebaran bahwa Guru Besar di bidang Syariah pada Universitas Al-Azhar ini mengharamkan memilih pemimpin yang pro rezim. Di lain pihak, Syaikh Muhammad Hasan atas nama kaum salafi Mesir juga menyambut kemenangan Mursi. Selain itu, Hazim Ismail, calon presiden dari partai An Nur sayap politik kaum salafi yang dielemenasi karena ibunya memiliki kewarganegaraan ganda juga telah bertekad untuk memperjuangkan kemenangan Mursi. Bahkan di Tahrir, Hazim nampak berkali kali hadir untuk mendukung masa pro revolusi. Hal yang sama juga terjadi pada Abdum Mu’im Abul Futuh, tokoh yang akrab juga dengan kalangan Islam ini mendukung penuh Mursi dalam pemilu putaran kedua. Walaupun pada putaran pertama mereka ikut bersaing.

Dr. Ali Umri, seorang ulama Kuwait juga ikut mengomentari kemenangan Mursi. Dalam wawancaranya dengan BBC ia mengungkapkan bahwa penjara Mesir sungguh aneh. Dulu nabi Yusuf dipenjara, kemudian keluar dan jadi petinggi negara. Hal ini kembali berulang pada Mursi. Dulu dipenjara semasa Mubarak, namun kini jadi Bapak Negara. Di Ghaza, kawasan yang terus dibombardir Israel, Masyarakat berkumpul di depan gedung pemerintahan. Orasi yang dimpimpin oleh Mahmud Zahar dihadiri oleh ribuan massa. Rakyat Ghaza berharap kemenangan Mursi akan berefek positif atas persengketaan antara mereka dengan israel. Mereka pun berharap perbatasan Rafah segera dibuka. Sebagaimana janji Mursi selama masa kampanye. 

Menanggapi kemenangan Mursi. Ratusan massa pro Syafiq menutup jalan di depan gedung militer di wilayah Nashr City, Namun menurut laporan R.S.D News, tidak ada konfrontasi massa. Pendukung Mursi lebih memilih jalan alternatif untuk menghindari bentrok. Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Ahmad Syafiq dan Dewan Tinggi Militer atas kemenangan Mursi.

Sementara itu, analisis politik Mesir sebagaimana dikutip harian syuruq, Faisal Qasim mengatakan, kemenangan Mursi hendaknya tidak menjadi kemenangan satu kelompok saja (red. Ikhawanul Muslimin), namun harus ditanggapi sebagai kemenangan rakyat Mesir dan mengutamakan hak rakyat daripada kelompok.

Kemenangan Mursi diharapkan mampu membuka babak baru dalam peran Timur Tengan untuk peradaban dunia. Selain itu, kemenangan Mursi juga diminta mampu menjembatani konflik negara Arab, khususnya terkait masalah Palestina dan membawa kejayaan Islam secara umum. 

Dr. Muhammad Mursi adalah Presiden Mesir yang melaju melalui partai Kebebasan dan Keadilan. Partai ini merupakan sayap politik dari Jamaah Ikhwanul Muslimin yang didirikah Hasan Al Banna. Sebelumnya, Partai ini mencalonkan Khairat Syatir untuk menjadi presiden, namun karena terhalang perkara administrasi maka ditunjuklah Muhammad Mursi, yang pernah duduk di parlemen dan merasakan kejamnya penjara Mesir. 

Mursi lahir di Udwah kawasan Syarqiyah, 20 Agustus 1951. Orang tuanya hanyalah seorang petani. Beliau menikah pada tahun 1978. Kini telah dikarunia 5 orang anak dan 3 cucu. Beliau, isteri dan seluruh anaknya adalah penghafal Al-Quran. Tahun 1978 meraih gelar Master sain bidang teknik material di Universitas Kairo. Meraih gelar PhD. Dari Universiti Southern California pada tahun 1982 dengan nilai summa cumlaude. Banyaknya tawaran dari universitas terkemuka di Amerika tak membuatnya tergiur. Tahun 1983 ia pulang ke kampung halamannya kemudian menjabat Dekan di Universitas Zaqaziq dari tahun 1985 sampai 2000. Pernah menjadi anggota parlemen Mesir pada tahun 2000-2005. Pada periode selanjutnya, kemenangannya dianulir oleh penguasa. Mencicipi jeruji besi pada masa itu. Bahkan 28 Januari 2011, pernah ditangkap untuk tidak menggerakkan revolusi.

Sikap Ahmad Syafiq
 
Sementara itu, Ahmad Syafiq , calon presiden Mesir yang naik melalui jalur independen Ketika diwawancarai secara langsung oleh Studio 27 Mesir mengucapkan selamat kepada Dr. Muhammad Mursi. Dia menyatakan akan mendukung Mursi jika pemerintahannya nanti sesuai dengan kehendak rakyat. Syafiq juga mengingatkan Mursi agar tidak bertindak diskriminatif, Menurut Syafiq, Mursi mengemban amanah yang cukup sulit. terutama terkait sisi ekonomi, keamanan dan persatuan bangsa. 

Ditanya mengenai langkah selanjutnya yang akan dilakukan syafiq, secara diplomatis ia menjawab bahwa akan memikirkan hal itu ke depan. Saat ini ia ingin fokus beristirahat setelah masa pemilu yang melelahkan. Apakah ia akan membuat partai politik baru atau sebuah lembaga swadaya masyarakat, itu sangat tergantung dengan kesepakatan bersama dengan pendukungnya.

Nasib Mursi. Tantangan dan Realitas
 
Sementara itu, Muhammad Mursi dalam pidato pertamanya di hadapan bangsa Mesir sebagai presiden menyerukan persatuan bangsa. Ia mengajak semua pihak untuk bahu membahu membangun Mesir yang maju. Dalam pidato yang disiarkan di seluruh televisi lokal Mesir tersebut, Mursi benar benar memunculkan prinsip islam yang ideal. Mursi juga sangat diharapkan kebolehannya dalam memimpin Mesir. Untuk mengawal kebijakan 100 hari Mursi, sekelompok massa pro revolusi membangun sebuah web dengan nama www.morsimeter.com. Website ini akan mengawal kebijakan dan janji janji Mursi selama masa kampanye.

Selain itu, terpilihnya Mursi menjadi tantangan tersendiri bagi nasib politikus dan politik Islam ke depan. Mursi harus bisa menjadi teladan dan standar yang ideal untuk kesuksesan pemimpin Islam. Jika tidak, bisa saja kepercayaan masyrakat akan semakin berkurang. Selisih yang amat sedikit antara Mursi dan Syafir bisa menjadi kata kunci bahwa politik Islam di era modern belum begitu teruji. Mursi benar benar harus bisa menganyomi seluruh pihak di bawah bingkai Islam yang benar.

Pastinya, kemenangan Mursi memberi harapan baru buat Bangsa Arab. Membuka lembaran baru tentang kehidupan Mesir. Menumpuk asa bagi rakyat Palestina. Juga bagi Islam secara umum. Kemenangan Mursi juga erat kaitannya dengan nasib perjanjian Camp David tahun 1978 dengan Israel. Kemenangan Mursi adalah seberapa besar Arab Spring akan berpengaruh pada dunia.

Langkah Perbaikan Mesir

Langkah perbaikan untuk Mesir yang sangat vital adalah politik dan ekonomi. Pengaturan perundang-undangan di Mesir yang berkaitan dengan jabatan presiden haruslah dirumuskan dengan akurat sehingga tidak ada penyimpangan secara konstitusi untuk ke depannya. Mesir dengan pemerintahannya harus membuka diri dan bersatu dengan dunia Islam menggalang persatuan dan peka dengan penderitaan sesama umat muslim di dunia, seperti dukungan penuh Mesir terhadap Palestina. Mesir adalah negara yang strategis dalam kerjasama politik dan ekonomi sehingga diperhitungkan negara lain, termasuk dunia barat. Kekuatan Mesir harus mampu menjaga stabilitas nasional sehingga tidak mudah dirongrong oleh pihak asing yang mengakibatkan kerugian dan kesengsaraan rakyat seperti terjadi pada masa rezim Hosni Mubarok. Membangun stabilitas ekonomi dengan pengaturan asset dan anggaran serta pendapatan negara. Mesir adalah negara yang sangat menarik untuk dikunjungi baik tempat untuk menimba ilmu maupun sebagai tempat wisata. Pemberdayaan ini akan mampu menjadi lahan pendapatan yang sangat vital bagi perkembangan ekonomi Mesir ke depan. Mesir dalam hal akses transportasi menjadi tempat strategis dalam dunia perdagangan sehingga harus mampu menegakkan hukum-hukum yang tegas di sekitar perbatasan. 

Kebangkitan Mesir segera dimulai sehingga akan terbentuk negara yang mampu memberikan teladan ke dunia Islam dan peradaban barat, termasuk dalam penyebaran da’wah Islam, Mihwar Daulah akan memberikan arti sendiri bagi perkembangan da’wah Islam dunia dengan salah satunya Mesir sebagai qudwah peradaban.

 Versi PDF bisa didownload disini :