Friday, 21 March 2014

MENYOROTI TERMODINAMIKA POLITIK 2014



"Ini mempunyai maksud bergerak secara leluasa dengan energi pada suhu tertentu sehingga mencapai perubahan entropi pada lingkungan disekitarnya"


MONEY POLITIK, NO...!!! 



Ketika politik uang (money politic) dimainkan sesuai dengan hukum II termodinamika bahwa akan terjadilah CHAOS. Hal inilah yang sangat merusak peradaban, maka parameter yang mendekati chaos segera ditutup rapat , kini yang harus ditampilkan adalah parameter parameter pelayanan publik (qidamy) yang mempunyai kebermanfaatan bersama. Inilah titik keberhasilan peradaban sesungguhnya.




"Untuk merubah semua itu maka perlu gaya yang bekerja", hal ini akan melibatkan Hukum I Newton. Kematangan ilmu fisika dengan segala perangkat metodologinya (yang juga berkembang di sains alam lain seperti Biologi, Kimia, Geologi, dan sebagainya telah membuka banyak ruang interdisiplin, ketika satu cabang ilmu pengetahuan menjadi inspirasi bagi upaya sains memahami fenomena dalam lapangan yang berbeda. Namun “Fisika Politik” pada dasarnya bukanlah sebuah istilah yang catchy. Fisika Politik sebagaimana Ekonofisika, Fisika Keuangan dan sebagainya menunjukkan bahwa fenomena sosial dan politik yang kita hadapi memang tak pernah sederhana. Fisika Politik sama sekali jauh dari sikap keangkuhan para fisikawan. Justru, Fisika Politik menunjukkan bahwa untuk memahami satu fenomena yang kompleks dalam masyarakat kita, sikap bahu-membahu dalam wadah antar-disiplin sangat diperlukan. Seperti pesan tokoh bangsa kita Bung Sjahrir bahwa" sains tak cukup hanya berhenti di kertas ujian, praktikum laboratorium, Lembar Kerja Siswa, dan sebagainya. Sains mestinya bisa menginspirasi hidup. Sains mesti meng-internalisasi dalam cakrawala kita dalam memandang banyak hal, bahkan hal-hal yang kita anggap sepele selama ini namun yang ternyata luar biasa penting dan tingkat kompleksitasnya sangat tinggi."

Fisika Politik merupakan sebuah upaya untuk memahami berbagai fenomena sosial politik melalui analisis atas data-data empiris dengan menggunakan berbagai perangkat sains modern (yang kebanyakan berkembang dalam cabang ilmu fisika) mulai dari mekanika statistika, komputasi, model-model non-linier, dan sebagainya. Sebagaimana dalam ekonofisika , Fisika Politik berbicara tentang fenomena politik tanpa tendensi ideologi apapun terkecuali melalui penyelidikan berdasarkan metodologi ilmiah. Telah sangat banyak pemikiran Fisika Politik dalam menjelaskan berbagai fenomena sosial kemasyarakatan, mulai dari terjadinya kerjasama  (cooperation), kontrak sosial  (social contract), konflik sosial (social conflict), rasionalitas (rationality), perilaku dalam pemilihan  (voting behavior), kemunculan tindakan ekstrimis dan formasi pendapat dan pandangan politik  (extremism and opinion formation). Beberapa perangkat analitiknya telah diperkenalkan dalam buku “Solusi Untuk Indonesia: Prediksi Kompleksitas/Ekonofisik”.

Namun sebuah hal menarik mengingat sebentar lagi kita akan menyaksikan Pemilihan Umum 2014 di tanah air, beberapa hal seputar perilaku voting dan rasionalitas pemilih mungkin menarik untuk didiskusikan. Sebagai contoh adalah sifat yang selalu muncul dalam 3 kali pemilihan di Indonesia ketika sistem multi partai seperti sekarang diterapkan di Indonesia. Sifat hukum pangkat senantiasa muncul dalam ketiga pemilihan tersebut . Sifat hukum pangkat adalah sifat ketika kita deretkan perolehan suara tiap partai, maka ranking dari partai tersebut akan selalu berbanding lurus dengan pangkat sebuah bilangan dari perolehan suaranya. Fenomena ini sungguh sangat menarik dan sudah pula dikonfirmasi di beberapa negara lain seperti Brazil dan beberapa negara Eropa . Sifat hukum pangkat ini merupakan jantung dari mekanika statistik dan mendasari banyak perkembangan ilmu fisika kontemporer terkait bahwa sistem memiliki tingkat kompleksitas tertinggi dengan pola hukum pangkat ini. Kompleksitas tertinggi maksudnya, sangat sulit untuk menebak apa yang terjadi di level makro (statistika biasa) dengan melihat pola yang terjadi di level mikro (level penyusun sistem). Sifat ini dinamakan sifat membrojol (emergence). Kompleks karena adanya proses pengaturan sendiri  (self organized criticallity) di level mikro yang membentuk pola yang tak linier pada sistem secara keseluruhan .

Pengaturan sendiri ini dalam fisika terjadi pada sifat transisi fasa, ketika air “hendak” berubah fasa dari cair ke gas dalam proses penguapan, misalnya. Pada situasi kritis ini, terdapat sebuah fasa di mana sulit melihat mana yang berfasa cair atau gas. Ini terjadi karena adanya pengaturan sendiri molekul-molekul air pada keadaan ini. Yang menarik lagi, sifat yang tak linier antara level mikro dan level  makro ini terjadi di banyak hal. Sifat membrojol (emergence) terjadi di mana-mana. Molekul hidrogen yang berbentuk gas dan oksigen yang juga gas, ketika bersenyawa membentuk air (H2O), secara membrojol berbentuk cair (fluida). Tapi tak hanya di dunia fisis, bahkan cara terbang burung-burung di udara, cara kerja dan pertumbuhan sel-sel hidup juga mengikuti pola yang membrojol dan pengaturan diri sendiri ini. Ini menunjukkan, bahwa apa yang kita lihat di alam merupakan sistem yang kompleks.

Fisika Politik muncul dengan mengetengahkan peristiwa serupa. Terdapat kompleksitas yang sangat tinggi dalam masyarakat yang menghasilkan hasil-hasil PEMILU 1955, 1999, dan 2004 yang lalu. Suatu hal yang dihipotesiskan akan juga kita temui nanti pada pemilihan 2014. Yang menarik juga adalah dari simulasi komputasional yang dilakukan, ditemukan bahwa dari ketiga pemilihan tersebut PEMILU 2004 merupakan pemilu dengan pola mikro di mana penduduk cenderung lebih bebas menentukan pilihan dalam hal formasi opininya. Bisa dibayangkan kita dapat mengetahui ini tanpa perlu melakukan survey dan cukup menggunakan analisis fisika statistik atas data-data hasil pemilihan tersebut. Bagaimana kira-kira nanti pada pemilihan 2014? Tentu akan bisa sama-sama kita lihat hasilnya.Parameter yang dominan yang harus kita pakai untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam analisis gejala hasil pemilu 2014 saat ini.

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan menggunakan analisis yang terjadi dengan gotong royong antara disiplin ilmu fisika dan politik ini secara bahu-membahu. Sebuah contoh misalnya adalah evaluasi atas pemilihan Daerah Pemilihan  atau misalnya bagaimana satu perolehan suara dari masing-masing partai politik saling berkorelasi dan memiliki keterkaitan dengan hal-hal yang dikampanyekan oleh partai tersebut, bahkan bagaimana dinamika evolusioner kontrak sosial terjadi di antara bangsa Indonesia yang bentuknya sangat unik ini: negara kepulauan dan memiliki ke-bhineka-an yang tinggi dan bersatu dalam kehidupan yang harmonis.Inilah gejala gelombang ketiga yang akan segera dimulai.

Semua hal terkait Fisika Politik ini memberi kita dua pelajaran yang sangat berharga sebagai bangsa Indonesia. Pertama, bahwa keunikan negeri kita secara politik sangat menarik untuk dipelajari di samping tentu partisipasi aktif kita sebagai warga negara yang cinta tanah air tentunya. Kedua, bahwa tren interdisiplin yang ditunjukkan Fisika Politik ini memberi kita kesadaran akan pentingnya untuk meng-internalisasi sains dalam hidup kita sehari-hari. Bahwa sains di samping memberi kita inovasi teknologi bagi peradaban, kita juga mampu memberi sumbangan besar dalam usaha aktif kita menjadikan masyarakat kita lebih baik lagi di masa yang akan datang yang kita sambut secara optimis dan penuh harapan akan masa depan bangsa yang lebih indah. Hal ini merupakan salah satu cita-cita pendiri bangsa ini sebagaimana diungkapkan Bung Syahrir di atas tadi.

Menuju pemilu 2014, saatnya kita menjadi pemilih yang cerdas, memainkan logika juga penting karena 1 suara kita berharga menuju masa depan bangsa. Strategi dalam memilih harus menggunakan hati suci kita, bukan berdasarkan rasa-rasa. Istilah biofisika adalah gejolak rangsangan yang terjadi akan menimbulkan rangsangan yang lain. Hal ini mempunyai maksud bahwa desas desus dan opini publik sekarang tidak usah perlu di permasalahkan, itu merupakan bagian dari parameter pendukung saja. Parameter yang mampu memainkan publik sebenarnya adalah kualitas manusia. Kekuatan karakter dalam memainkan publik dengan kualitas yang baik inilah yang akan mampu menggalang massa tersendiri, pesohornya bukan semata-mata dalam membangun popularitas, tetapi suatu bentuk kerja dalam pelayanan kepada masyarakat (publik). Tanpa mengundang media pun sosok seperti ini tetap bekerja dengan ikhlas, karena untuk memasuki gelombang ketiga Indonesia adalah manusia yang memiliki peradaban tinggi.

Peradaban tinggi ini mempunyai ciri kekuatan spiritual, kekuatan sosial dan bervisi peradaban. Sosok inilah yang kita tunggu dan kita pilih di pemilu 2014. Golput pun tidak akan menyelesaikan masalah, lebih baik kita membangun kontribusi untuk negeri bersama memilih pemimpin yang cerdas dan melayani rakyat. Pilihan kita banyak, maka segera pasang prioritas untuk menentukan pilihan. Hidup didunia ini ada pro dan kontra, siang dan malam, baik dan buruk. Itulah sunatullah kehidupan. Kita menjadi manusia yang berperadaban yaitu memilih yang terbaik dari yang baik-baik atau memilih yang sedikit tingkat kebatilannya. Bangsa Indonesia adalah sebuah warisan, maka kita harus ambil tindakan untuk membangun dan menjaga warisan ini. Memilih itu layaknya kita berkompetisi dalam piala dunia FIFA 2014. Ada 15 partai politik peserta pemilu, maka bisa kita bagi dalam tiga grup besar grup A:no 1-5,grup B:no 6-10 dan grup C :no 11-15. Tentukan pilihan pada masing-masing grup, maka pemenang grup terseleksi jadi 3 pilihan yang mewakili masing-masing grup. Setelah 3 pilihan sudah ada,maka kita wajib memilih salah satunya. Disinilah seluruh hitung-hitungan mulai dilakukan, mulai dari parameter mikro sampai makro harus matang dalam menganalisisnya. Ini juga tidak melulu menggunakan logika saja, tetapi suara hati yang suci yang harus dibutuhkan untuk membangun logika hati. Silahkan istikhoroh saja untuk menentukan pilihan disini. 9 April 2014 tinggal menghitung hari saja. Persiapkan semuanya, kita akan memilih pemimpin yang mampu membawa peradaban gemilang Indonesia.

Memilih pemimpin adalah memilih ulil amri maka haruslah cermat dalam segala sisi dan sudut pandang sebagaimana dalam Al-Qur’an :

 QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi PEMIMPIN  selain dari  orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menghukummu) ?"

 QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman !, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu  orang-orang yang beriman."
Semoga kita mampu dimenangkan dalam ketatan kita kepadaNya.

Wallahu A’lam

#Kota Bandung (Bandung Juara), 22 Maret 2014

Saturday, 15 March 2014

GELOMBANG KETIGA INDONESIA ADALAH SAAT INI

GELOMBANG KETIGA INDONESIA:

Sebenarnya untuk mengulas tentang Keindonesiaan kita dapat menjelaskan dengan pendekatan teori-teori fisika, menjadi Fisikawan Muda adalah anugerah tersendiri, hal ini bahwa suatu ilmu itu dapat membantu untuk menjelaskan keadaan yang lain. Kita membutuhkan spesialis yang berwawasan global.
"Masuknya era gelombang ketiga Indonesia adalah awal yang baik dalam membangun Indonesia muda dengan segala kemapanan dalam kemandirian bangsa,era inilah yang ditunggu kaum muda yang tidak sekedar berdialektika politis, tatapi disinilah kita kaum muda hadir sebagai eksekutor bangsa dengan mengedepankan pelayanan yang bijak dan terarah. Indonesia muda akan terus bergerak dengan kecepatan (v) dan mempunyai energi(q) serta memiliki momentum waktu(t). Mengapa harus a = v / t  atau v = a.t?, mengapa tidak dijumlahkan (+). Hal ini mengisyaratkan bahwa pemuda membutuhkan percepatan (a) sehingga menghasilkan kecepatan gerak untuk membuat sebuah momentum peradaban zaman (t). Faktor pengali adalah sebuah kualitas pemuda. Artinya, setiap personal pemuda harus memiliki kompetensi peradaban dalam artian cerdas dalam bertindak, cepat dalam merespon kondisi dan tepat dalam membangun solusi.

\begin{alignat}{3}
\mathbf{a} & = \frac{d \mathbf{v}}{dt} \\
           & =  \frac{\mathrm{d}v }{\mathrm{d}t} \mathbf{u}_\mathrm{t} +v(t)\frac{d \mathbf{u}_\mathrm{t}}{dt} \\
           & = \frac{\mathrm{d}v }{\mathrm{d}t} \mathbf{u}_\mathrm{t}+ \frac{v^2}{R}\mathbf{u}_\mathrm{n}\  \\
\end{alignat}
  1. Pergerakan gelombang pertama ditandai dengan era penjajahan sampai melahirkan bangsa baru bernama Indonesia.
  2. Kemudian gelombang kedua yakni pergulatan mencari sistem ekonomi dan politik yang cocok dengan struktur budaya dan sosial rakyat Indonesia. Gelombang ini berlangsung sejak orde lama, orde baru, hingga orde reformasi. Disini sudah mulai kelihatan adanya keseimbangan demokrasi dan pembangunan, kebebasan dengan kesejahteraan, otonomi daerah dan integritas nasional.
  3. Saat ini kita memasuki gelombang ketiga yang akan kita buat dan goreskan dengan sejarah tinta emas peradaban Indonesia. Tahun 2014 inilah momentum mengawali gelombang ketiga. Kita kaum muda tidak akan berbicara tentang negara saja, tetapi jauh dari itu yaitu tentang peradaban bangsa Indonesia, era ini adalah sejarah baru Indonesia. Disini kita sudah mampu berbicara tentang kualitas manusia. Tentunya Indonesia harus memiliki pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat.

Sehingga, Indonesia mampu membangun perekonomian yang baik, pendidikan semakin maju, dan juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Insya Allah tulisan saya selanjutnya membedah buku "Gelombang Ketiga Indonesia" yang ditulis oleh salah satu politisi muda Indonesia. Buku ini baru dilaunching 5 Maret 2014 di Islamic Book Fair di Istora Senayan. 


Sunday, 2 March 2014

YUK JADI PENGUSAHA MUDA

Entrepreneur sejati harapan kemandirian bangsa


Pengusaha pemula jangan resah dan bingung,apalagi yang baru mulai usaha/bisnis, analisis dan bangun manajemen SWOT pada passion diri sendiri, kembangkan minat dan bakat anda untuk menjadi pribadi yang berkembang dengan segala aset yang anda miliki saat ini, membangun usaha tidaklah menunggu modal datang menggunung, asal ada niat dan semangat itu lebih dari cukup.

Masih bingung juga dengan masalah membangun bisnis atau Plan Business. Makin banyak yg dipertimbangkan terkadang membuat rencana bisnis kita banyak pilihan dan takkkan pernah jalan. Membangun usaha diawal apalagi pemula sebenarnya persoalan yang simpel. Ada niat dan semangat segera jalankan, menjadi seorang entrepreneur haruslah mampu melihat peluang di sekitar kita. Bangun jaringan dan buatlah komunikasi pasar yang baik. Seorang pebisnis letak keberhasilan nya selain jaringan adalah komunikasi bisnis. Percuma saja kita memiliki jaringan tapi ternyata tidak ada yang tahu karena kita tidak mengomunikasikannya.

Saat era teknologi sekarang kita telah memegangnya, setiap media mempunyai teknologi media untuk membangun brandnya, setiap perusahaan mempunyai humas dan teknologi canggih untuk tetap berhubungan dengan pasar dan konsumen, maka setiap pengusaha adalah harus mampu berargumentasi secara jujur dan berkomunikasi dengan terpercaya untuk membangun jaringan yang rapi dan hidup. Komunikasi bisnis di zaman modern saat ini sangat perlu, misalnya saja ketika ada perusahaan mengeluarkan produk atau memasarkan produk haruslah ada komunikasi yang baik kepada segmen konsumen yaitu dengan promosi. Promosi adalah salah satu komunikasi terhadap pasar dengan lembaga usahanya dalam menawarkan barang. Saat ini juga berkembang kreatif marketing. Ketika kita sudah mampu menguasai teknologi maka kita seolah-olah mampu menggenggam dunia ini.

Jadi intinya, jadi pengusaha pemula janganlah terus bingung mau usaha apa yang cocok. Semuanya sih sebenarnya coco-cocok saja, tetapi yang harus dipertimbangkan adalah siapa yang fokus dan lama bertahan. Mengapa saat ini perkembangan IT dalam arah sosial media sangatlah penting?. Jawabannya adalah dengan hubungan langsung ke target maka kita sudah menang beberapa langkah, hanya saja perlu pengemasan yang sangat tajam.

Tahukan bahwa perkembangan IT saat ini yang sangat berguna bagi pelaku usaha. Bisa dilihat adalah perkembangan website toko online, banyak penyedia jasa toko online saat ini yang menawarkan berbagai fasilitas yang memudahkan para pelaku usaha untuk biisa mampu menawarkan barang/jasa ke target konsumen. Namun, terkadang pendekatan teknologi tanpa sentuhan jiwa markeitngnya juga serasa mati suri usahanya. Saat ini yang perlu dipikirkan adalah bagaimana pengusaha pemula itu bisa fokus pada usahanya saat ini dan melakukan pemasaran dengan yang sangat pasti. Walaupun kita tidak memproduksi barang/jasa kita masih bisa membangun jiwa bisnis kita. Internet marketing itu penting, maka haruslah ada keseimbangan antara kita pelaku usaha, produsen dan konsumen terhadap permintaan pasar. 

Membuat toko online saat ini menjadi sangat penting untuk menawarkan produk dan menjadi transaksi semakin terasa dekat, toko online tidak banyak memakan biaya sewa tempat yang mahal, yang penting kita cerdas untuk melakukan penawaran dan bekerjasama dengan para produsen, jadilah marketer yg handal maka bisnis anda akan hidup. Setelah saya mengamati cukup lama ternyata orang marketing itu sebenarnya dialah orang kaya sesungguhnya, walaupun tidak memiliki barang. Mereka hanya punya modal komunikasi pasar yg baik dengan data pemahaman pasar yang jelas sehingga mereka mampu melakukan komunikasi transaksi. Maka terjadilah pasar ada penjual dan ada pembeli lalu juga ada penyampai komunikasi pasar, mereka siapa? lagi-lagi adalah orang marketing.

Bagi anda saat ini yang memang butuh dan sudah bertekad bulat untuk menjadi entrepreneur dan siap tercebur di dalamnya, milikilah ilmu terkait marketing. Saat ini saya sebagai web desainer atau web development store sebelum memasukkan gambar produk dari produsen maka perlu diriset terlebih dahulu, bukan hanya seni membangun brand, tetapi cara mengukur pasar dengan target konsumen. Saya sebagai orang yang berkecimpung di dunia IT khususnya di web development store, sebagai seorang konsultan toko online bukanlah hal yang mudah untuk dikatakan mudah bahwa membuat toko online atau website toko online itu cuma mengambil sampel produk dan fotonya dimasukkan kedalam website toko online kemudian ditawarkan kepada pasar.Sebenarnya bukan itu saja yang digarap, masih banyak lagi. Selain itu kita juga harus perlu membangun komunikasi dan melakukan penawaran kerjasama dengan pemilik produk sehingga kita dapat keuntungan yang kita inginkan. Lalu dengan konsumen kita juga harus cerdas disaat kapan konsumen itu membeli dan disaat kapan kita juga harus membuat harga terbaik kepada konsumen, sehingga terbentuk harga yang seimbang untuk terjadinya tawar menawar pasar lalu terjadilah transaksi yang sama-sama menguntungkan. Itu sebenarnya sekelumit kecil bagaimana memanfaatkan teknologi menuju pasar yang mampu menembus penjuru dunia di Internet, itulah kekuatan pasar online, daya tembusnya menuju sisi ruang dan waktu sampai pelosok dunia.

Inti dari semua ini adalah niat, semangat, kerja keras,fokus dan integritas, maka mudah2 an akan sukses menjadi entrepreneur muda harapab bangsa masa depan menuju kemandirian nasional bangsa. Mari kita menjadi satu diantaranya yg menjadi generasi kebandirian bangsa itu.

Bagi sahabat sekalian yang mau sharing terkait toko online dan konsultasi terkait pembuatan website toko online silahkan bisa hubungi 085669493042

Sunday, 5 January 2014

DIBALIK KENAIKKAN HARGA GAS LPG


Rakyat Pusing dengan naiknya gas 12 kg

Sebagai orang fisika dengan spesialisasi/KBI geofisika, rasanya tidak mungkin kalau harga gas LPG di Indonesia melambung tinggi,hal ini karena negara kita adalah penghasil LPG yg lumayan besar. Ketika PT.Pertamina menaikkan harga LPG rakyat mulai terkena imbasnya dan mencekik rakyat pada tataran ekonomi menengah ke bawah. Dahulu Koversi minyak ke gas adalah kebijakan bagus, mesti banyak permasalahan yang dihadapi di tataran masyarakat dan benturan kebijakan. Kini, Pertamina yang merupakan BUMN yang menguasai hajat hidup rakyat menaikkan harga LPG 12 kg, kebijakan ini sudah tentu mendapat restu dari eksekutif (red:Presiden) , ketika PERTAMINA menjadi bulan-bulanan kerkaitan dengan kebijakan yang dikeluarkan  sudah barang tentu atas restu eksekutif pemerintah malah tidak bertanggungjawab, saling melempar permasalahan ini membuktikan bahwa ketidaktanggungjawaban terhadap rakyat. Untuk mengawali tahun politik di 2014 harus ada korban dahulu, untuk membuat para kompetitor kekuasaan keluar dari sarang dan ada yang ingin mengembalikan citranya karena hilang kepopulerannya.

Tapi, yang lebih parah adalah ada yang berlindung dari kebijakan kenaikan harga gas 12 kg ini, seakan-akan bergerak dengan peduli kepada rakyat. Padahal kalau kita melihat secara utuh permasalahan dibalik kenaikan harga gas ini maka permasalahan yang kental dengan aroma politik 2014. Rakyat tidak mendapatkan keadilan yang sesungguhnya. Wajarlah kalau rakyat marah kepada pemerintah. Permainan harga bahan bakar adalah kebijakan ekonomi politik, sudah seharusnya rakyat harus mendapatkan perlakuan adil demi keberlangsungan hidup yang sejahtera.

Saturday, 4 January 2014

MEMAHAMI REALITAS BUMI DENGAN NARASI LANGIT

Buatlah Negerimu Tersenyum


#Memahami Realitas Bumi dengan Narasi Langit (AM)



Sebuah kondisi dimana kita tetap tegak dihadapanNya dalam kondisi apapun untuk membangun tapak-tapak perjuangan, kita harus kuat ketika menemui badai ataupun menginjak duri, kita juga harus berfikir duri yang seperti apa yang harus dibuang atau pun di pendam, karena setiap rintangan yg bernama duri itu beraneka bentuk dan warnanya. 

Berfikir kita dari konsep ke gerakan haruslah menjadi inplementasi riil dlm membangun resolusi menuju solusi. Kita tidak selamanya berada di zona nyaman, zona gelaplah yg harus kita masuki dengan oncor (penerang) walaupun hanya setitik berkas cahaya dengan tingkat spektrum warna yang berbeda, tidak semua bisa dinarasikan dengan logika kita juga butuh konseptual kekuatan spritual untuk menantang badai, dalam membangun sebuah proses terkadang jalan butuh dan lorong yg gelap gulita kita lewati, sudah seharusnya kita akselerasi dalam menyiapkan diri menuju perjuangan sesungguhnya. Sebuah peradaban besar ada di zaman kita, jangan pernah menunggu momentum tapi raihlah momentum dan buatlh momentum karena kitalah pembuat jejak tinta emas peradaban zaman. Kita adl ilmuwan Profetik.

Beni Saputra ,Diary Jejak para aktivis Peradaban,2014)

Friday, 3 January 2014

RESENSI BUKU BANK KAUM MISKIN




Judul Buku : Bank Kaum Miskin
Penulis : Muhammad Yunus
Penerbit : Marjin Kiri
Cetakan : April 2007
Jumlah Halaman : 269 + xix

“…the poor, once economically empowered, are the most determined fighters in the battle to solve the population problem; end illiteracy; and live healthier, better lives… “
(muhammad Yunus)

 

Sebuah karya yang sangat menginspirasi bagaimana gerakan akademisi menuju solusi. Masalah yg tiap negara menjadi musuh bersama (Common Enemy) yaitu sebuah KEMISKINAN. Saya menganalisisnya bahwa pertumbhan ekonomi membaik ada 2 persepsi yang bisa saya tarik kesimpulan:
  1. untuk skala mikro ekonomi Indonesia berpeluang membaik karena potensi SDA dan SDM saat ini mulai ada penataan dan menyadari pentingnya menguasai simpul ekonomi.
  2. Pemerintah mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik, namun tidak menjelaskan ada kontrol dan evaluasi yang menguatkan sisi kekuatan ekonomi yang mana yang menyumbangkan kekuatan ekonomi serta menambah puing2 APBN. Bisa jadi ini hanya menyenangkan statistika ekonomi karena menuju tahun politik 2014 yg kian dekat.
Mengkaji lebih mendalam berkaitan dengan KEMISKINAN, saya mengkaji gerak yang dilakukan oleh Muhammad Yunus yang merupakan peraih nobel perdamaian 2006, berawal dari jenuhnya memberikan kuliah tentang teori-teori ekonomi yang tidak memberikan warna pada KEMISKINAN. Tergeraklah beliau dengan ilmunya menuju desa miskin di Bangladesh, berikut gerak beliau yang mau keluar ruang dari kekakuan akademisi menuju solusi:

Buku “Bank Kaum Miskin” adalah biografi Muhammad Yunus, seorang dosen ekonomi lulusan Amerika Serikat yang berasal dari kota pelabuhan terbesar di Bangladesh, Chittagong. Buku ini berkisah mengenai kegigihan dan pergulatan prinsip dari seorang Muhamad Yunus dalam memberantas kemiskinan di negaranya selama lebih dari 30 tahun melalui program kredit mikro. Perjuangan keras Yunus telah membuahkan hasil yang lebih dari sepadan : hadiah Nobel Perdamaian Tahun 2006 untuk Muhammad Yunus dan Grameen Bank yang didirikannya. Pemberian nobel perdamaian bagi seorang dosen ekonomi terbilang langka, namun memberikan pesan penting ke seluruh penjuru dunia yang sedang dilanda isu-isu terorisme, bahwa kemiskinanlah akar masalah dari peperangan dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini.

Perjuangan Muhamad Yunus dalam mengentaskan kemiskinan melalui Grameen Bank diawali dari kegelisahannya sebagai seorang dosen di Universitas Chittagong. Betapa teori-teori yang diajarkannya di ruang kelas tidak berdaya dalam menghadapi bencana kemiskinan dan kelaparan yang melanda Bangladesh pada tahun 1974. Pun terhadap kemiskinan di Desa Jobra, desa yang berlokasi di lingkungan sekitar universitas. Kegelisahannya kian bertambah ketika menemukan fakta bahwa seorang perempuan Desa Jobra mendadak menjadi ’budak belian’ seorang rentenir, hanya disebabkan oleh pinjaman sebesar kurang dari US$1 (+ Rp. 9.000). Kenyataan pahit itu, bahwa hidup mati seseorang hanya ditentukan oleh sejumlah ’recehan’, mendorong Yunus untuk menemukan cara-cara baru untuk mengentaskan kemiskinan di perdesaan Bangladesh.

Gebrakan besar memang perlu dilakukan Yunus. Karena untuk memerangi kemiskinan secara kolosal tidak dapat dilakukan hanya dengan sekedar merogoh kantung dan memberi si miskin uang receh untuk membayar hutangnya. Perlu ada terobosan penyelesaian masalah secara struktural dan berkelanjutan. Salah satu solusinya adalah dengan memberikan kredit usaha bagi kaum miskin melalui lembaga perbankan. Namun disinilah inti permasalahannya : Bank tidak memberikan kredit bagi mereka yang tidak memiliki agunan, karena resiko tidak kembali yang sangat besar. Dengan demikian, kaum paling miskin tidak akan pernah tersentuh oleh kredit perbankan. Mereka tidak memiliki agunan. Logika perbankan tersebut sepintas lalu wajar jika dilihat dari kacamata bisnis, namun bagi Yunus hal tersebut merupakan masalah besar. Perbankan telah berlaku tidak adil kepada kaum miskin, kaum yang justru sangat membutuhkan akses kredit, untuk membebaskan diri dari jeratan para rentenir, melakukan usaha, dan memperbaiki kualitas hidupnya.

Tantangan terberat Yunus adalah membalik paradigma yang dianut para bankir konvensional, tidak hanya di Bangladesh tapi juga di seluruh dunia. Yunus memiliki keyakinan bahwa kaum miskin sebanarnya layak memperoleh kredit. Ide dibalik keyakinan Yunus sebenarnya sangat sederhana : kaum miskin punya alasan untuk mengembalikan pinjaman, yaitu untuk mendapatkan pinjaman lagi dan melanjutkan hidup mereka keesokan harinya. Jadi menurut Yunus, agunan terbaik kaum miskin adalah nyawa mereka !

Yunus tidak pernah menyerah untuk membuktikan keyakinannya tersebut meskipuin menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Pada tahun 1983, Yunus berhasil mendirikan Grameen Bank (Bank Perdesaan), sebagai ’antitesa’ dari pendekatan yang digunakan sistem perbankan konvesional. Antitesa tersebut tercermin dalam strategi-strategi yang diterapkan Grameen Bank yang amat berbeda dengan bank-bank konvensional : memberikan kredit tanpa agunan berbunga rendah kepada mereka yang termiskin dari golongan miskin, sistem cicilan setiap hari sehingga tidak memberatkan saat jatuh tempo, menciptakan birokrasi yang simpel namun inovatif sehingga kaum buta huruf pun dapat berhubungan dengan bank, mengkhususkan diri pada nasabah kaum perempuan, membentuk sistem kelembagaan berupa ’kelompok lima’, menjadikan nasabah juga sebagai pemegang saham dan komisaris, dan sebagainya.

Menjadikan perempuan sebagai nasabah merupakan strategi yang sangat menarik. Dengan memberikan pinjaman kepada kaum perempuan Bangladesh ternyata memberikan dampak yang sangat besar bagi peningkatan ekonomi keluarga dibandingkan kepada laki-laki. Pembentukan kelembagaan dalam bentuk ’kelompok lima’ juga merupakan kunci lain bagi keberhasilan program kredit Grameen Bank. Para nasabah diwajibkan membuat kelompok sebanyak 5-6 orang. Jika seseorang tidak mampu atau tidak mampu membayar kembali pinjamannya, kelompoknya akan dianggap tidak layak memperoleh kredit yang lebih besar di tahun berikutnya sampai masalah pembayaran bisa ditanggulangi. Dengan cara ini, tercipta insentif yang sangat kuat bagi peminjam untuk saling membantu memecahkan masalah dan mencegah timbulnya masalah. Sistem ini juga mendorong tanggungjawab pribadi yang besar untuk mengembalikan pinjaman.

Upaya yang dilakukan Yunus membuahkan hasil yang spektakuler. Program kredit mikro Grameen Bank, yang bermula dari pilot proyek kecil-kecilan di di Desa Jobra, saat ini telah berkembang dan menjangkau 7 juta orang miskin di 73.000 desa Bangladesh, 97 persen diantaranya perempuan. Grameen Bank telah memperoleh pengakuan dari pemerintah Bengladesh dan telah dipayungi oleh satu UU tersendiri. Pola yang dilakukan Grameen Bank juga telah diadaptasi oleh 100 negara di 5 benua. Layanan yang diberikan saat ini sangat beragam, meliputi kredit bebas agunan untuk mata pencaharian, perumahan, sekolah, dan usaha mikro untuk keluarga-keluarga miskin. Grameen Bank juga menawarkan program tabungan yang atraktif, dana pensiun, dan asuransi untuk para anggotanya. Bahkan kredit perumahan telah dipakai untuk membangun 640.000 rumah yang dimiliki secara legal bagi kaum perempuan. Secara kumulatif, Grameen Bank telah memberikan kredit sebesar sekitar US$6 miliar dengan tingkat pengembalian 99 persen dan telah mampu mengangkat 58 persen nasabah dari garis kemiskinan. Dengan fakta-fakta ini, Yunus telah membuktikan, bahwa premis ‘kaum miskin tanpa agunan tidak dapat mengembalikan pinjaman’ adalah salah.

“Bank Kaum Miskin” merupakan buku yang sangat menarik dan perlu dibaca oleh para pengambil dan pelaksana kebijakan, termasuk bagi mereka yang bergerak dalam upaya pengembangan kawasan. Buku ini tidak hanya berbicara mengenai peran kredit mikro perbankan dalam pengentasan kemiskinan, namun juga mengajarkan pentingnya setiap pengambil kebijakan memahami masalah-masalah dalam masyarakat dari sisi masyarakat itu sendiri. Dengan gaya penulisan yang memikat, melalui buku ini Muhamad Yunus mampu mengilhami pembaca bahwa perubahan dalam masyarakat bukan hal yang mustahil dilakukan, namun dapat diciptakan melalui paradigma yang tepat, visi yang jelas, strategi yang inovatif, serta kerja keras dalam mewujudkannya (DITO)


Referensi :

Sunday, 29 December 2013

PENTINGNYA MENYIKAPI UNDANG-UNDANG KESAMAAN GENDER

Ayo sikapi RUU Kesamaan gender yang nantinya akan ada celah seperti penyamarataan pembagian waris,padahal di dalam Al-Qur'an sudah diatur,ada perbedaan yang jelas secara Gender.Bukan itu saja akan ada celah dari RUU tersebut,ini masuk dalam tataran ketauhidan akan Izzah Islam,mari kawan kita sikapi bersama...celah yang lain akan diperbolehkan perkawinan beda agama.

Sungguh ini jelas-jelas merusak hukum Allah,mari kita BERTINDAK...

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/03/31/18489/inilah-empat-alasan-kmki-menolak-ruu-kesetaraan-gender/